Senin, 30 Januari 2012

Jalur Pendakian Berbahaya di Dunia

Nanga Parbat (Pakistan) (Foto: Journeyetc)


PENDAKI gunung mengambil jalan berbahaya bak berada di gedung pencakar langit alam untuk melihat sekaligus memompa adrenalin. Terdapat beberapa gunung paling menakutkan untuk jalur pendakian.
Simak beberapa jalur dimaksud, seperti dikutip Journeyetc, Senin (30/1/2012)
K2 (anatara Pakistan dan China)
K2 adalah gunung tertinggi kedua di dunia, dianggap pula salah satu pendakian tersulit dengan ketinggian 28.251 kaki. Namun, beberapa pendaki lainnya menyebutkan bahwa Gunung Savage adalah jalur termudah untuk Anda menyeberangi gletser, pilar es tidak stabil, dan batu-batu terjal. 
Annapurna (Nepal)
Annapurna dalam bahasa lokal berarti “Dewi Tanaman”. Ini juga gunung setinggi 26.545 kaki yang menelan banyak korban, sekira 41 persen dari seluruh jumlah pendakian. Jumlah ini diterjemahkan menjadi 53 kematian untuk setiap 130 orang yang mencoba untuk menaklukkan puncaknya.
Nanga Parbat (Pakistan)
Nanga Parbat dijuluk pula "The Man Eater". Ini adalah sebuah bukit sangat sempit yang menuntutn pendaki ke puncak, tingginya 26.658 kaki. Tidak ada vegetasi di sekitarnya, akibatnya banyak pendaki meninggal akibat longsoran, kedinginan, sakit karena ketinggian, kelelahan, gagal jantung, atau edema paru.
Kangchenjunga (antara Nepal dan India)
Tingkat kematian dalam beberapa tahun terakhir melonjak ke 22 persen di gunung setinggi 28.169 kaki ini. Kematian sebagian besar karena kondisi cuaca ekstrim dan longsoran. Kangchenjunga pertama kali dicapai pada 1955 oleh seorang pendaki yang ternyat mengikuti tradisi lokal sebelum mencapai puncaknya. 
Eiger (Swiss)
Ini adalah gunung yang legendaris untuk para pendaki. Puncaknya pertama kali ditaklukkan pada 1938, tetapi tantangan untuk menaklukkannya tetap menegangkan bahkan untuk pendaki paling berpengalaman. Gunung ini diberi label Mordwand alias “Tembok Pembunuhan” dengan ketinggian 13.025 kaki.
Mt. Everest (Nepal)
Gunung dengan julukan “Atap Dunia” ini tidak hanya tertinggi di dunia, tetapi juga dapat dianggap sebagai salah satu gunung paling mengerikan. Sejak 1953, gunung setinggi 29.029 ini telah merenggut 216 nyawa dengan insiden terburuk pada 1998 di mana delapan orang tewas saat badai salju. 
Matterhorn (Italia)
Gunung Matternhorn adalah salah satu puncak paling berbahaya dengan ketinggian sekira 14.692 kaki. Meski kerap terjadi longsoran dan kepadatan terjadi selama musim pendakian, peminat gunung ini tetap banyak.

Karya Manusia dalam Mengekspresikan Alam

Cascate della Marmore, Italia (foto: wikipedia.org)


PADA bagian pertama sudah diungkap beberapa destinasi wisata di dunia yang dibuat sedemikian rupa hingga menyerupai keasrian alam. Beberapa negara bahkan rela membuat pantai atau gunung berapi palsu, sebagai ambisi untuk menyempurnakan pariwisata mereka.

 Apa sajakah wisata buatan tersebut? simak ulasannya berikut ini, seperti dikutip dari AOL, Minggu (29/01/2012):

Laguna dan Sungai buatan: The Venetian, Las Vegas

aliran sungai ini mengalir melalui 3014 kamar yang ada di Venetian Resor,sebagai gambaran kanal-kanal yang ada di kota Venesia, Itali. untuk berkeliling, disediakan jembatan dan juga gondola, melewati kafe-kafe danpusat perbelanjaan. gondola ini kemudian akan menyelinap di bawah jembatan Sighs tiruan menuju matahari yang bersinar di atas laguna buatan seluas 9,5 kilometer persegi.

Air terjun tiruan: Cascate della Marmore, Italia

air terjun buatan tertinggi di dunia ini bukanlah merupakan hasil karya dunia moderen. Air terjun yang menjadi atraksi utama di Umbria, Italia ini dibangun oleh bangsa Romawi pada tahun 271 Sebelum Masehi, sebagai bagian dari lahan draniase dan juga untuk menghentikan aliran air dari Sungai Velino dan Nera yang membanjiri wilayah sekitar. Air terjun setinggi 165 meter ini terdiri dari tiga tingkat, dan paling tepat mengunjunginya saat malam hari karena akan dihiasi dengan nyala lampu berwarna-warni.

Gunung berapi buatan: The Mirage, Las Vegas

Gunung berapi palsu ini mengeluarkan api buatan setiap jam, di sebuah resor bertema Polinesia, The Mirage. Menyemburkan api dan asap setinggi 10 meter, gunung berapi ini pertama dinyalakan pada tahun 1989, kemudian diperbaharui pada tahun 2008 dengan tambahan atraksi lava, dan tarian api di sekitarnya.

Stonehenge Palsi: Carhenge, Nebraska

Sekitar 38 mobil bekas dicat abu-abu dan didirikan secara melingkar di tengah gurun pasir, layaknya Stonehenge di Inggris yang terkenal. Carhenge merupakan ide dari Henry Ford dan Henry Leland, pemilik perusahaan mobil Cadillac sebagai kecintaan mereka terhadap kendaraan ini.

Terumbu karang palsu, Brisbane, Australia

Untuk mengurangi kepadatan pengunjung yang dapat merusak keindahan karang di The Great Barrier reef, tempat menyelam paling populer di dunia, pihak pemerintah Australia membuat terumbu karan palsu di Pantai Narrowneck. Terumbu karang ini dibuat pada tahun 1999, meliputi area seluas 30 kali ukuran kolam renang olimpiade.

Lima Taman Terbaik di Dunia

Europa Park, Jerman (Foto:worldislandparadise)


SETIAP negara memiliki taman bermain yang biasanya memiliki lahan cukup luas dan wahana permainan yang sangat atraktif. Tak jarang, taman bermain ini menjadi favorit dunia dengan banyaknya pengunjung yang datang.

Simak sejumlah taman bermain yang masuk dalam kategori terbaik di dunia dengan kelebihannya masing-masing, seperti dikutip Thetravelerszone, Minggu (29/1/2012)
Disney World Orlando, Amerika Serikat

Taman bermain yang terletak di Orlando, Amerika Serikat, ini terbesar di dunia dengan 16 juta pengunjung setiap tahunnya. Disney World Orlando terbagi dalam empat bagian taman bermain, dua taman air, 23 resor, camping ground, dua fasilitas spa dan fitness, lima lapangan golf, dan arena hiburan lainnya. 
Everland, Korea Selatan

Tempat ini merupakan taman bermain terbesar di Korea Selatan dengan jumlah pengunjung mencapai 8,6 juta setiap tahun. Everland terletak di wilayah Yongin, Provinsi Gyeonggi-do, mempunyai sebuah kebun binatang dan taman air bertemakan Karibia. Terdapat pula lima buah roller-coaster dan lima area bermain dengan tema berbeda.

Tokyo Disneyland, Jepang

Taman bermain yang ada di Tokyo, Jepang ini, merupakan Disneyland pertama yang dibangun di luar Amerika Serikat. Setiap tahun, 14,4 juta pengunjung mendatangi taman bermain seluas 465 ribu meter persegi ini. Tokyo Disneyland memiliki lima area bermain dengan tema berbeda, yakni World Bazaar, Adventureland, Westernland, Fantasyland, dan Tomorrowland.
Seaworld San Diego, Amerika Serikat

Taman bermain air ini memiliki luas 8,9 hektare. Tempat ini memberikan kesempatan pada wisatawan untuk melihat lebih dekat hewan-hewan laut liar seperti lumba-lumba, beluga, paus, singa laut, dan beruang kutub. Taman bermain ini juga memiliki atraksi roller coaster dan teater simulasi 4 dimensi yang menampilkan berbagai aksi menarik.

Europa Park, Jerman

Taman bermain terbesar di Jerman ini memiliki 15 area taman bermain dengan tema-tema unik. Terletak di kota Rust, sebelah barat daya Jerman, tempat ini merupakan taman bermain musiman, yang biasanya dibuka sebelum Paskah hingga awal November, kemudian dari November hingga minggu kedua Januari.

Jembatan Selat Sunda, Solusi Alternatif Masalah di Pelabuhan Bakauhei-Merak

JAKARTA - Menteri Koordinator Ekonomi Hatta Rajasa menuturkan solusi menyelesaikan masalah terhambatnya transportasi di pelabuhan akibat tingginya ombak seperti yang terjadi di Pelabuhan Merak adalah Jembatan Selat Sunda. Ilustrasi: Jembatan 

"Untuk jangka panjang sekali, Jembatan Selat Sunda adalah solusinya," jelas Hatta di Jakarta, rabu (2/3/2011).

Sebelumnya, payung hukum berupa peraturan presiden (perpres) mengenai pengembangan kawasan strategis Jembatan Selat Sunda dijanjikan segera terbit akhir Januari 2011.

Substansi Perpres pengembangan JSS mengatur pembentukan badan usaha sekaligus mekanisme pencarian investor,kontraktor, dan konsultan.Pemerintah sudah menunjuk badan usaha yang akan mengawal realisasi pengembangan kawasan JSS.

Pemerintah telah membentuk Badan Usaha Kawasan Strategis dan Infrastruktur Selat Sunda (BUKSISS) yang terdiri atas beberapa badan usaha milik daerah (BUMD) Provinsi Banten dan Provinsi Lampung. Namun, proses untuk pengembangan JSS diakui masih sangat panjang.

Proses FS direncanakan berjalan selama 27 bulan dengan anggaran yang sangat besar, yakni Rp1 triliun-Rp1,5 triliun. Investor pemenang yang melakukan kajian FS, nantinya akan bergabung bersama investor atau konsorsium lain untuk proses pembangunan fisiknya. (wdi)